IBX592D1572C2D4F

5 Tips Mengelola Karyawan Laundry Agar Profesional Dan Betah Kerja

Saat awal pertama kali punya usaha laundry, bisa jadi Anda belum perlu karyawan atau orang lain karena masih sanggup dikerjakan sendiri. Tetapi lama kelamaan akan keteteran dan mau tidak mau Anda harus rekrut orang untuk membantu Anda agar usaha berkembang. Nah, pada saat itu Anda musti mengerti bagaimana dan apa saja yang menjadi dasar dalam penentuan karyawan yang cocok. Karyawan ternyata punya peranan penting dalam kemajuan usaha laundry jika karyawan dapat bekerja secara professional, maka usaha Anda juga akan mendapatkan nama yang baik di kalangan para konsumen. Sebaliknya jika karyawan tidak profesional maka usaha apapun yang anda jalankan akan mendapat banyak kendala dan tidak sedikit usaha yang mati akibat ulah karyawannya sendiri.

Kunci utama mendapatkan karyawan professional adalah dengan cara mengelola karyawan. Setiap orang yang Anda rekrut atau jadikan karyawan memiliki background dan pemahaman yang berbeda. Terlebih usaha laundry biasanya hanya membutuhkan karyawan dengan ketrampilan umum saja dan tidak mengutamakan pendidikan yang tinggi kecuali pada bidang-bidang tertentu. Pengelolaan pekerja ini diharapkan akan membuat uasaha Anda lebih teratur dan profesional karena didukung oleh orang-orang yang sesuai di bidangnya masing-masing dan bekerja sesuai dengan tujuan Anda. Coba ikuti tips di bawah ini agar tidak salah dalam mengelola karyawan.

1.Pilihlah karyawan yang mengerti pekerjaan yang akan dia kerjakan. Jangan sembarang memasukan karyawan sebab Anda akan kewalahan jika harus mengajarinya lagi dari awal atau malahan tidak memiliki keinginan untuk bekerja karena dia sendiri tidak mengerti apa yang harus dikerjakan.

2.Buatlah sistem kepangkatan dan gaji sehingga karyawan memiliki jenjang karir yang akan menjamin masa depan mereka nantinya. Karyawan pastinya akan bersemangat dalam bekerja.

3.Buat juga pelatihan tambahan. Karyawan yang Anda pilih harus mengerti terlebih dahulu apa pekerjaan yang harus dikerjakan. Tetapi, pelatihan yang dimaksud bukan pelatihan dari awal lagi tetapi menambah wawasan para karyawan. Pelatihan juga berguna untuk saling mengakrabkan karyawan dan kerjasama di antara mereka. Pelatihan bisa dijadwalkan misalnya sekali dalam tiga bulan.

4.Buat struktur dan bidang pekerjaan, yakni penentuan atau pembagian tugas menurut bidang masing-masing. Pengaturan yang baik akan membuat usaha berjalan dengan lancar. Sebagai contoh, bagian administrasi tugasnya mengatur keuangan, pelatihan karyawan dan penyusunan kebutuhan pegawai, mengatur promosi atau iklan, mengurus keluar masuk barang inventaris usaha laundry. Lain lagi kalau operator tugasnya untuk mengurusi pakaian kotor, melihat daftar baju yang akan dicuci, mengeringkan dan seterusnya.

5. Rajin evaluasi kinerja karyawan. Coba adakan pertemuan sebulan sekali untuk membahas kinerja para karyawan dan mengevaluasi bagaimana sistem kerja selama satu bulan agar kualitas kerja dapat terjaga bahkan semakin meningkatkan profesionalisme pada pekerjaan. Metode ini dapat Anda pakai untuk memberikan teguran kepada karyawan yang acap melakukan kesalahan atau kinerja yang menurun.

Tak ketinggalan yang musti Anda perhatikan dalam mengelola karyawan laundry yakni pengelolaan dengan baik akan menghasilkan pekerja yang berkualitas dan nama baik usaha yang Anda kelola. Tetapi perlu Anda ingat bahwa karyawan yang berkualitas juga membutuhkan fasilitas yang memadai sesuai dengan apa yang dia butuhkan.

Seyogyanya Anda pun memberikan hal yang seimbang dengan hasil pekerjaannya yang baik supaya menjaga loyalitas para karyawan sebagai contoh memberikan tunjangan untuk hari raya, tunjangan makan, atau penghargaan atas jerih payah. Toh, Anda tidak akan merugi karena hasil kerja yang bagus dari karyawan pasti akan meningkatkan banyak pelanggan. Coba lakukan langkah ini yakni selalu menjaga silaturahmi dengan para karyawan sama seperti keluarga sendiri. Patut dicontoh dan ini selain meningkatkan keakraban, pun akan membuat karyawan betah bekerja dengan Anda.